Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Preservasi Jalan Nasional Padang - Solok - Sawahlunto Itu, Mempertahankan Kemantapan Nasional dan Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

29 Juni 2026 | 29 Juni WIB Last Updated 2026-06-29T02:19:59Z

 



Buruang Nuri Buruang Bundo

Nan katigo Buruang Alang

Preservasi jalan Padang Solok Sawahlunto

Aspal hitam indah mambantang


Ka parak batanam lado

Basubalah jo Parak tabu

PT. Trijaya Putra rancak karajo

Pengawasan ketat PPK 2.1


Bungo melati Bungo Mawar

Tumbuah manjelo di tangah laman

Berkat Satker Wilayah 2 BPJN Sumbar.

Jalan nasional dilalui samakin nyaman


Rami urang di Pasa Alai

Sairiang jo Pasa Banda Buek

Jalan mantap nasional tacapai

Ekonomi warga ikuik maningkek


Menuju jalan mantap nasional, menjadi target Balai Pelaksanaan Jalan Sumbar. Preservasi terus dilakukan demi memberikan kenyamanan kepada pengendara dan meningkatkan ekonomi warga. Komitmen tak kunjung surut menghadirkan infrastruktur jalan yang handal, aman dan berkelanjutan.


Salah satunya, preservase jalan nasional Padang - Solok- Sawahlunto. Beberapa ruas dilakukan pengaspalan. Keselamatan pekerja juga menjadi perhatian. Rambu terpasang di lapangan, Alat Pelindung Diri (APD) melekat di badan pekerja, bak pasukan siap tempur berperang di medan laga


Profesional PT. Tri Jaya Putra, perusahaan asal Solok,  bekerja dilapangan, dapat mengatasi kemacetan saat dilakukan pengaspalan. Arahan tepat kepala BPJN Elsa Putra Friandi, gerak cepat Kepala Satker PJN Wilayah 2, Masudi dan pengawasan ketat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Zulfikar Kurniawan, progres pun tercapai, mutu dan kualitas terjaga


Menjaga Kemantapan,  Meningkatkan dan Keselamatan Pengguna Jalan



Preservasi jalan nasional Padang - Solok - Sawahlunto dikerjakan PT. Tri Jaya Putra, total anggaran Rp27.240.890.000,  langkah strategis dan  upaya nyata dalam menjaga kemantapan jalan nasional serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan. 


Salah satu fokus utama dari proyek preservasi ini,   program Rehabilitasi Minor dengan total panjang penanganan mencapai 3.197 meter. Menariknya, seluruh lokasi penanganan ini tersebar secara spesifik di tujuh titik (spot) strategis yang berada di Kota Sawahlunto, dengan rincian sebagai berikut: Spot 1: STA 0+000 s.d STA 0+975 (Panjang: 975 m). 


Spot 2: STA 1+175 s.d STA 1+400 (Panjang: 225 m) Spot 3: STA 1+675 s.d STA 2+750 (Panjang: 1.075 m). Spot 4: STA 3+225 s.d STA 3+625 (Panjang: 400 m). Spot 5: STA 3+850 s.d STA 4+075 (Panjang: 225 m). Spot 6: STA 5+119 s.d STA 5+325 (Panjang: 206 m). Spot 7: STA 5+719 s.d STA 5+810 (Panjang: 91 m)


Demi  memastikan hasil akhir yang optimal dan berdaya tahan tinggi, PPK 2.1 BPJN Sumbar menerapkan empat jenis penanganan teknis di lapangan. Diantaranya,  Laston Lapis Aus (AC-WC) : Berguna untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan agar menjadi lebih halus, rata, dan nyaman saat dilalui kendaraan.


Perbaikan Campuran Aspal Panas : Ditujukan untuk memperbaiki titik-titik kerusakan pada perkerasan jalan eksisting. Perbaikan Lapis Pondasi Agregat Kelas A : Dilakukan untuk memperkuat struktur fondasi jalan utama agar lebih stabil dan tahan lama dari penurunan beban.


Beton 15 MPa (Bahu Jalan Kiri dan Kanan) : Pembangunan bahu jalan berbahan beton kokoh demi meningkatkan daya dukung lateral sekaligus aspek keamanan berkendara. Kegiatan preservasi jalan ini bukan sekadar perawatan rutin, melainkan investasi infrastruktur yang membawa dampak berantai bagi Sumatera Barat. 


Diharapkan, pekerjaan proyek ini,  mampu mempertahankan kondisi kemantapan jalan nasional dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dan, kolaborasi dan koordinas yang baik, dapat mengatasi persoalan di lapangan. Sehingga, pekerjaan berjalan lancar, progres terjaga. Diyakini, pekerjaan akan selesai  tepat waktu dan tepat mutu


Penulis

Novri Investigasi

×
Berita Terbaru Update